4 Bukti Diamankannya Bos Aplikasi Robot Trading Fahrenheit, Hendry Susanto
Polisi masih mengincar artis-aktor investasi bodong yang akhir-akhir ini jadi perhatian dalam masyarakat.
Ini kali penyidik Bareskrim Polri tangkap Hendry Susanto yang disebut pimpinan PT FSP Sekolah tinggi Pro yang disebut induk perusahaan robot trading Fahrenheit.
"Hendry Susanto sudah diamankan oleh Bareskrim," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan dalam penjelasannya, Rabu (23/2/2022).
Whisnu menjelaskan, Hendry Susanto sekarang ini sudah dijebloskan ke Rutan Bareskrim Polri.
"Telah kami tahan," sebut Whisnu.
Awalnya, kasus investasi bodong Fahrenheit dibongkar melalui 55 laporan yang diterima Polda Metro Jaya.
Direktur Reserse Kriminil Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah menjelaskan, tidak tutup peluang laporan masih semakin bertambah.
"Untuk aduannya ada 55 LP. Kemungkinan (korban) telah 100 orang lebih," tutur ia.
Hal penangkapan bos robot trading Fahrenheit, berikut sejumlah bukti berkaitan kasus investasi bodong ini:
1. Tangkap 4 Orang
Dalam kasus ini, banyaknya orang yang sudah diamankan sekitar 4 orang. Saat sebelum Hendry Susanto, polisi telah meringkus 3 orang lebih dulu.
Ke-3 nya mempunyai peranan masing-masing pada kasus investasi bodong ini. Kombes Pol Auliansyah Lubis benarkan penangkapan ke-3 aktor, yaitu D, IL dan DB.
"Kami telah amankan ada 3 orang aktor. Peranannya ada yang jadi untuk ajak, ada yang admin, dan satu kembali itu pengurus situsnya," katanya dalam penjelasannya, Minggu, 20 Maret 2022.
2. Modus Capai Keuntungan Tanpa Risiko Rugi
Auliansyah menerangkan, produk Robot Trading Fahrenheit diperkenalkan oleh ke-4 terdakwa ke calon investor. Claim-nya, uang yang dimasukkan investor diatur secara automatis oleh robot dan dapat terbebas dari rugi.
"Mereka sampaikan ke warga jika robot trading ini ialah satu alat yang dapat mengawasi jika warga menempatkan uangnya di Fahrenheit.
Maka kelak robot ini dapat amankan uang warga ini, tidak lose, tidak kalah, tidak lenyap, jadi akan untung terus," tutur ia.
Auliansyah menyebutkan, harga robot disamakan dengan nominal yang diinvestasikan investor.
Seumpama, investor memberikan uang sebesar 500 USD karena itu perhitungannya 50% keuntungan dikasih ke anggota atau anggota. Sementara, 50% untuk operasional Robot Trading Fahrenheit.
"Jadi ucapnya makin bertambah deposito makin besar keuntungannya," tutur ia.
3. Jumlah Rugi Masih Dicatat
Auliansyah menjelaskan, keseluruhan rugi warga karena investasi bodong robot trading Fahrenheit masih juga dalam tahapan pencatatan. Menurutnya, dana yang diatur oleh mereka nilainya lumayan besar.
"Hanya kami tidak dapat (berikan) karena ini sebagai awalnya lebih dulu kelak akan kami datakan. Dalam kurun waktu dekat kami akan launching kelak untuk kelanjutan kasus itu," tutur ia.
4. Bekerja Semenjak 2019
Robot Trading Fahrenheit sendiri telah bekerja semenjak 2019. Auliansyah pastikan, investasi Robot Trading Fahrenheit cuman tipu-tipu semata.
"Ini fiktif jadi sebetulnya misalkan di robot trading itu ada beberapa perusahaan yang mana kita ingin turut. Tetapi ini mereka buat sendiri jadi turun-naiknya itu.
Itu semua fiktif, mereka yang buat bukan permainan dengan saham," sebut ia.

Posting Komentar untuk "4 Bukti Diamankannya Bos Aplikasi Robot Trading Fahrenheit, Hendry Susanto"